<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125</id><updated>2011-07-08T03:45:44.048-07:00</updated><title type='text'>d`jokers man</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-6751219857856966500</id><published>2010-02-22T02:38:00.000-08:00</published><updated>2010-02-22T02:56:25.135-08:00</updated><title type='text'>ILMU BUDAYA DASAR</title><content type='html'>Tugas&lt;br /&gt;Ilmu Budaya Dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMA: muhammad endara&lt;br /&gt;NPM : 16109141&lt;br /&gt;KELAS : 1 KA 24&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                 Bab 1&lt;br /&gt;                         Tentang Ilmu Budaya Dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Mata kuliah Ilmu budaya dasar adalah mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, kebudayaan, dan berbagai masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari. Ruang lingkup pendidikan yang sempit dan condong seringkali menghasilkan manusia-manusia spesialis yang tidak berpandangan luas. Mereka tidak memiliki kesamaan pijakan dan mengesampingkan bidang lain selain yang mereka tekuni. Mata kuliah ini diharapkan dapat menjadi kesamaan bahan pembicaraan dan titik temu antar bidang/ jurusan yang dapat membawa dampak positif bagi pembangunan  okum  dan perbaikan pendidikan. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;    Dengan mendapat mata kuliah Ilmu Budaya Dasar mahasiswa diharapkan nantinya memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan indonasia pada umumnya dan mnimbulkan minat mendalaminya lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan diberikannya mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah agar dapat membangun :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Minat dan kebiasaan menganalisa kejadian di lingkungan sekitar, lalu        menelaah apa yang dikerjakannya dan motivasinya.&lt;br /&gt;2.Kesadaran akan pola-pola nilai yang dianut dan sinkronisasi dengan cara hidupnya sehari-hari.&lt;br /&gt; 3.Kerelaan menginstropeksi dengan pikiran terbuka nilai-nilai yang dianutnya untuk menelaah kebenaran nilai tersebut menurut pendapatnya.&lt;br /&gt;4.Keberanian moral untuk mempertahankan nilai yang dianggap benar dengan penuh tanggung jawab dan menolak nilai yang tidak dapat dibenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang Ilmu Budaya Dasar dalam konteks, budaya, Negara, dan masyarakat Indonesia antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas keandekaragaman suku bangsa dan budaya yang tidak lepas dari ikatan-ikatan primordial, kesukuan, dan kedaerahan.&lt;br /&gt;2.Proses pembangunan yang terus berlangsung menimbulkan dampak positif dan negatif. Pergeseran dan pembenturan nilai budaya menimbulkan konflik dalam kehidupan.&lt;br /&gt;3.Kemajuan iptek menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia dan menyebabkan konflik dengan  tata nilai budayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu komponen dari sejumlah mata kuliah dasar umum (MKDU) yang wajib di semua perguruan tinggi. MKDU bertujuan untuk menghasilkan sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Berjiwa pancasila sehingga segala keputusan dan tindakannya mencerminkan pengamalan nilai-nilai pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. Mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.&lt;br /&gt;2.Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bersikap sesuai ajaran agamanya dan memiliki toleransi terhadap pemeluk agama lain.&lt;br /&gt;3.Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan baik social, ekonomi, politik, kebudayaan, maupun pertahanan keamanan.&lt;br /&gt;4.Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-sama mampu berperan serta didalam pelestariannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengertian umum tentang  konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities”. Istilah Humanities sendiri berasal dari bahasa latin “Humanus” yang berarti manusia, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari The Humanities diharapkan seseorang bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Prof. Dr. Harsya Bachtiar, ilmu dan pengetahuan digolongkan dalam 3     kelompok besar, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Ilmu Alamiah (Natural Science) &lt;br /&gt;Ilmu yang bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji diperlukan metode ilmiah dengan menentukan  okum yang berlaku mengenai keteraturan tersebut lalu menganalisisnya untuk menentukan suatu kualitas. Hasil penelitian bersifat mutlak (100% benar atau salah). Yang tergolong ilmu ini adalah astronomi, biologi, kimia, fisika, kedokteran, dan mekanika.&lt;br /&gt;2.Ilmu Sosial (Social Science) &lt;br /&gt; Ilmu yang bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji diperlukan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Hasil penelitian tidak mutlak benar karena keteraturan dalam hubungan antar manusia sewaktu-waktu dapat berubah. Yang termasuk ilmu ini adalah ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, antropologi social, sosiologi  okum, dsb.&lt;br /&gt;3.Pengetahuan Budaya (The Humanities) &lt;br /&gt;Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu dihgunakan metode-metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik , kemudian diberi arti. Pengetahuan budaya dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian seni dan filsafat. Sedangkan Ilmu Budata Dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan kata lain Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Pengetahuan budaya disebut dengan The Humanities, mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai makhluk berbudaya (Homo Humanus). Sedangkan Ilmu Budaya Dasar dalam bahasa Inggris diebut dengan Basic Humanities, kajiannya bukan tentang busaya melainkan mengenai pengetahuan dasar dan oengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua masalah pokok yang bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Berbagai aspek kehidupan yang merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya dan dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya. (The Humanities)&lt;br /&gt;•Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi dengan perwujudan yang beragam dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Menilik kedua masalah pokok yang dapat dikaji, nampak jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian, tidak hanya sebagai subjek namun juga sebagai objek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Manusia dan cinta kasih&lt;br /&gt; Manusia dan keindahan&lt;br /&gt; Manusia dan penderitaan&lt;br /&gt; Manusia dan keadian&lt;br /&gt; Manusia dan pandangan hidup&lt;br /&gt; Manusia dan kegelisahan&lt;br /&gt; Manusia dan harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Kedelapan pokok bahasan itu termasuk dalam karya-karya yang tercakup dalam pengetahuan budaya. Perwujudannya dapat berupa karya sastra, tarian, musk, filsafat, lukisan dan sebagainya. Masing-masing pokok bahasan dapat melalui pendekatan menggunakan cabang-cabang pengetahuan budaya secara sendiri-sendiri maupun gabungan.&lt;br /&gt;Ilmu Budaya Dasar bukan ilmu sastra, tari, filsafat atau ilmu lain yang terdapat dalam pengetahuan budaya. IBD hanya mempergunakan karya-karya yang terdapat dalam pengetahuan budaya untuk mendekati masalah-masalah kemanusiaan dan budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                             Bab 2&lt;br /&gt;                    Manusia dan Kebudayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Manusia dan kebudayaan dua hal yang sangat erat kaitannya satu sama lain. Dalam mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, kedua hal tersebut akan menjadi dasar dari pembahasan materi-materi selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.Manusia&lt;br /&gt;      Manusia memegang peranan unik di dunia dan dapat dipandang dari banyak segi. Pandangan tentang manusia dari ilmu eksakta tidak sama dengan pandangan dari ilmu kimia, ilmu sosiologi, ilmu ekonomi atau ilmu-ilmu lain. Dari definisi yang berbeda-beda itu dapat dilihat bahwa selain dapat dipandang dari banyak sisi, manusia juga memiliki banyak kepentingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Ada dua pandangan yang bisa dijadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Manusia terdiri dari empat unsur yang saling terkait, yaitu&lt;br /&gt;a.Jasad : Badan kasar/fisik manusia, dapat disentuh dan dilihat, dan menempati ruang dan waktu.&lt;br /&gt;b.Hayat : Mengandyng unsure hidup yang ditandai dengan gerak.&lt;br /&gt;c.Ruh : Bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran. Suatu kemampuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.&lt;br /&gt;d.Nafs : Dalam pengertian diri atau kelakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur, yaitu&lt;br /&gt;a.Id, yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak Nampak. Id merupakan libdo murni, energy psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran. Id tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri, tetapi terkait dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting Id dengan dunia luar.&lt;br /&gt;b.Ego, merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id. Sering disebut sebagai kepribadian eksekutif karena peranannya dalam meghubungkan energy Id ke dalam saluran osial yang dapat dimengerti oleh orang lain. Perkembangan ego terjadi antara usia satu dan dua tahun, pada saat anak secara nyata berhubungan dengan lingkungannya. Ego diatur oleh prinsip realitas. Ego sadar akan tuntunan lingkungan luar dan mengatur tingkah laku sehingga dorongan instingtual Id dapat dipuaskan dengan cara yang dapat diterima. Pencapaian objek-objek khusus untuk mengurangi energy libidinal  dengan cara yang dalam lngkungan social dapat dterima disebut sebagai proses sekunder.&lt;br /&gt;c.Superego, merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul sekitar usia lima tahun. Dibanding dengan Id dan Ego yang berkembang secara internal dalam diri individu, superego terbentuk dari lingkungan eksternal. Jadi superego merupakan kesatuan otoritas di dalam lingkungan luar diri, biasanya merupakan asimilasi dari pandangan-pandangan orang tua. Baik aspek positif maupun negatif dari standar moral tingkah laku ini diwakilkan atau ditunjukkan oleh superego. Kode moral positif disebut ego ideal, suatu perwakilan dari tingkah laku yang tepat bagi individu untuk dilakukan. Kesadaran membentuk aspek negatif dari superego, dan menentukan hal-hal mana yang termasuk kategori tabu, yang mengatur bahwa penyimpangan dari aturan tersebut akan menyebabkan dikenakannya sanksi. Superego dan Id berada dalam kondisi konflik langsung, dan ego menjadi penengah atau mediator. Jadi superego menunjukkan pola aturan yang dalam derajat tertentu menghasilkan kontrol diri melalui sistem imbalan dan hukuman yang terinternalisasi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.Hakikat Manusia&lt;br /&gt;a.Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.&lt;br /&gt;Tubuh manusia adalah materi yang dapat dilihat, diraba, wujudnya konkrit tetapi tidak abadi. Jiwa terdapat di dalam tubuh, tidak dapat dilihat, diraba, sifatnya abstrak tetapi abadi. Jika manusia meninggal tubuhnya hancur dan lenyap, tetapi jiwa lepas dari tubuh dan kembali ke Tuhan dan jiwa tidak mengalami kehancuran. Jiwa adalah roh yang ada di dalam tubuh manusia sebagai penggerak dan sumber kehidupan.&lt;br /&gt;b.Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna jika dibandingkan makhluk lain.&lt;br /&gt;Kesempurnaannya terletak pada adab dan budayanya, karena manusia dilengkapi akal, perasaan dan kehendak yang terdapat dalam jiwa. Dengan akal (ratio) manusia mampu menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi. Manusia dapat mempertimbangkan, menilai, dan berkehendak sesuai segi baik atau buruk. Dengan adanya perasaan manusia mampu menciptakan kesenian. Daya rasa dalam diri manusia ada 2 macam, yaitu perasaan inderawi dan rohani. Perasan inderawi adalah rangsangan jasmani melalui pancaindera, tingkatnya rendah dan terdapat pada manusia atau binatang. Perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia, jenisnya antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i.  Perasaan intelektual, yaitu perasaan yang berhubungan dengan pengetahuan.&lt;br /&gt;ii. Perasaan estetis, yaitu perasaan yang berhubungan dengan keindahan.&lt;br /&gt;iii.Perasaan etis, yaitu perasaan yang berkenaan dengan kebaikan.&lt;br /&gt;iv. Perasaan diri, yatu perasaan yang berhubungan dengan harga diri karena ada kelebihan dari yang lain.&lt;br /&gt;v.  Perasaan sosial, yaitu perasaan yang berhubungan dengan kelompok atau hidup bermasyarakat.&lt;br /&gt;vi. Perasaan religius, yaitu perasaan yang berkenaan dengan agama atau kepercayaan.&lt;br /&gt;Adanya kehendak dari setiap manusia mampu menciptakan perilaku tentang kebaikan menurut moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Makhluk biokultural, yaitu makhluk hayati yang budayawi&lt;br /&gt;Manusia adalah produk dari  interaksi faktor-faktor hayati dan budayawi. Sebagai makhluk hayati, manusia dapat dipelajaru dari segi-segi anatomi, fisiologi, biokimia, psikobiologi, patologi, genetika dll. Sebagai makhluk budayawi, manusia dapat dipelajari dari segi-segi kemasyarakatan, kekerabatan,psikologi social, kesenian, ekonomi dsb.&lt;br /&gt;d.Makhluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya&lt;br /&gt;Hidup manusia mempunyai tga taraf yaitu estetis, etis dan religius. Dengan kehidupan estetis manusia mampu menangkap dunia sekitarnya sebagai dunia yang mengagumkan dan mengungkapkan kembali (karya) dalam lukisan, tarian, nyanyian yang indah. Dengan etis, manusia mampu meningkatkan kehidupan estetis ke dalam tingkatan manusiawi dalam bentuk-bentuk keputusan bebas yang dipertanggung jawabkan. Dengan kehidupan religius, manusia menghayati pertemuannya dengan Tuhan. Semakin dekat seseorang dengan Tuhan, semakin dekat ia menuju kesempurnaan dan semakin jauh dari kekhawatiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Kepribadian Bangsa Timur&lt;br /&gt;Francis l.K Hsu, sarjana Amerika keturunan Cina yang mengkombinasikan keahlian ilmu antropologi, ilmu psikologi, ilmu filsafat dan kesusastraan cina klasik dalam dirinya.  Ilmu psikologi yang memang berasal dan timbul dalam masyarakat barat, dimana konsep individu itu mengambil tempat yang amat penting, biasanya menganalisis jiwa manusia dengan terlalu menekan pada pembatasan konsep individu sebagai kesatuan analisis tersendiri. Hingga kini ilmu psikologi di negara-negara barat mengutamakan pengembangan konsep dan teori mengenai aneka warna isi jiwa serta metode dan alat untuk menganalisis dan mengukur secara detail variasi isi jiwa individu. Ilmu itu kurang mengembangkan konsep-konsep yang dapat menganalisis jaringan berkait antara jiwa individu dan sosial budayanya.&lt;br /&gt;Untuk menghindari pendekatan terhadap jiwa manusia sebatas subjek yang terkandung dalam batas individu yang terisolasi, maka Hsu telah mengembangkan konsep bahwa dalam jiwa manusia sebagai makhluk social mengandung delapan daerah yang seperti lingkaran konsentris sekitar diri pribadi.&lt;br /&gt;Nomor 7 dan 6 disebut daerah tak sadar dan sub sadar. Kedua lingkaran itu berada di daerah pedalaman dari alam jiwa individu dan terdiri dari bahan pikiran dan gagasan yang telah terdesak ke dalam sehingga tidak disadari lagi oleh individu tersebut. Bahan pemikiran dan gagasan tadi sering tidak utuh lagi, namun dalam keadaan tertentu unsure-unsur itu bisa meledak keluar lagi.&lt;br /&gt;Nomor 5 disebut kesadaran yang tak dinyatakan (unexpressed conscious). Lingkaran itu terdiri dari pikiran dan gagasan yang disadari oleh individu yang bersangkutan, tetapi disimpannya saja dalam alam jiwanya sendiri dan tak dinyatakan kepada siapapun di lingkungannya.&lt;br /&gt;Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan (expressed conscious). Lingkaran ini di dalam alam jiwa manusia mengandung pikiran, gagasan dan perasaan yang dapat dinyatakan secara terbuka oleh si individu kepada sesamanya. Contohnya simpati, kemarahan, kebencian, rasa puas rasa terimakasih dan sebagainya.&lt;br /&gt;Nomor 3 disebut lingkaran hubungan karib, mengandung konsepsi tentang orang, binatang, atau benda yang diajak bergaul secara akrab dan karib oleh si individu. Yang bisa dipakai sebagai tempat berlindung dan mencurahkan isi hati apabila ia terkena tekanan batin, kesedihan dan masalah-masalah hidup yang menyedihkan.&lt;br /&gt;Nomor 2 disebut lingkungan hubungan berguna, tidak lagi ditandai oleh sikap sayang dan mesra, melainkan ditentukan oleh fungsi kegunaan dari orang, binatang, atau benda benda itu bagi dirinya.&lt;br /&gt;Nomor 1 disebut lingkaran hubungan jauh, terdiri dari pikiran dan sikap dalam alam jiwa manusia tentang manusia, benda, alat, pengetahuan, dan adat yang ada dalam kebudayaan masyarakat sendiri namun jarang berpengaruh langsung dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;Nomor 0 disebut lingkaran dunia luar, terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan yang hampir sama dengan yang terletak dalam lingkungan nomor 1. Bedanya terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan tentang orang dan hal yang terletak di luar masyarakat dan ditanggapi oleh si individu dengan sikap masa bodo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.Pengertian Kebudayaan&lt;br /&gt;Dua orang antropolog terkemuka yaitu Melville J. Herkovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa Cultural Determinism berarti segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat tersebut.&lt;br /&gt;Kebudayaan menurut bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa lain, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah. Jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “Segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya”. Bisa juga diartikan sebagai “Segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya”.&lt;br /&gt;Secara praktis kebudayaan merupakan system nilai dan gagasan utama (vital). Sistem nilai dan gagasan utama itu dihayati benar-benar oleh para pendukung kebudayaan yang bersangkutan dalam kurun waktu tertentu, sehingga mendominasi kehidupan para pendukung itu, dalam arti mengarahkan tingkah laku mereka dalam masyarakatnya.&lt;br /&gt;Sistem nilai dan gagasan utama sebagai hakekat kebudayaan terwujud dalam tiha sistem kebudayaan secara terperinci, yaitu sistem idiologi, sistem sosial, dan sistem teknologi.&lt;br /&gt;Sistem ideologi meliputi etika, norma, adat istiadat, peraturan hukum yang berfungsi sebagai pengarahan untuk system social dan berupa system interpretasi operasional dari system nilai dan gagasan utama yang berlaku dalam masyarakat. &lt;br /&gt;Sistem social meliputi hubungan dan kegiatan social di masyarakat, baik yang terjalin dalam lingkungan kerabat maupun dalam masyarakat yang lebih luas. Pengendalian masyarakat dan pemimpin berkembang dengan nilai budaya dan gagasan utama yang berlaku.&lt;br /&gt;Sistem teknologi meliputi segala perhatian serta penggunaannya sesuai dengan nilai budaya yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E.Unsur-Unsur Kebudayaan&lt;br /&gt;Melville J, Herkovits berpendapat ada empat unsure dalam kebudayaan, yaitu alat-alat teknologi, sistem ekonomi, keluarga, dan kekuatan politik. Sedangkan Bronislaw Malinowski mengatakan bahwa unsur-unsur itu terdiri dari sistem norma, organisasi ekonomi, alat-alat/ lembaga pendidikan, dan organisasi kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Kluckhohn dalam karyanya yang berjudul Universal Categorieas of Culture mengemukakan baha ada tujuh unsure kebudayaan universal, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Sistem religi (Sistem Kepercayaan)&lt;br /&gt;2.Sistem organisasi kemasyarakatan&lt;br /&gt;3.Sistem pengetahuan&lt;br /&gt;4.Sistem mata pencaharian dan ekonomi&lt;br /&gt;5.Sistem teknologi dan peralatan&lt;br /&gt;6.Bahasa&lt;br /&gt;7.Kesenian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Culturan universal tersebut dapat dijabarkan lagi ke dalam unsur-unsur yang kebih kecil yang disebut cultural activity. Cultural activity pun bisa dibagi lagi menjadi unsure yang lebih kecil yang disebut trait-complex.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F.Wujud Kebudayaan&lt;br /&gt;Manurut dimensinya, wujud kebudayaan terbagi tiga, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia&lt;br /&gt;Wujud ini disebut sistem budaya, sifatnya abstrak, tidak dapat dilihat, dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya. Bisa dibilang alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan yang bersangkutan hidup.&lt;br /&gt;2.Kompleks aktivitas&lt;br /&gt;Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi, bersifat konkret, dapat diamati atau diobservasi. Wujud ini sering disebut sistem sosial, terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang berinteraksi, berhubungan, serta bergaul satu sama lain menurut pola-pola tertentu berdasarkan adat tata kelakuan.&lt;br /&gt;3.Wujud sebagai benda&lt;br /&gt;Aktivitas manusia tidak terlepas dari penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuan. Aktivitas karya manusia tersebut menghasilkan benda untuk berbagai keperluan hidupnya. Kebudayaan dalam bentuk fisik yang konkret bisa juga disebut kebudayaan fisik, mulai dari benda yang diam maupun yang bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G.Orientasi Nilai Budaya&lt;br /&gt;     Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki sistem nilai. Menurut C. Kluckhohn dalam karya Variations in Value Orientation (1961), sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia secara universal menyangkut 5 masalah pokok kehidupan manusia, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Hakekat hidup manusia (MH)&lt;br /&gt;Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstrem. Ada yang berusaha untuk memadamkan hidup, ada pula yang dengan pola-pola kelakuan tertentu “mengisi hidup”  dan menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik.&lt;br /&gt;2.Hakekat karya manusia(MK)&lt;br /&gt;Setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda, diantaranya ada yang beranggapan bahwa karya bertujuan untuk hidup, karya memberikan kedudukan/ kehormatan, karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.&lt;br /&gt;3.Hakekat waktu manusia(WM)&lt;br /&gt;Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda. Ada yang berpandangan mementingkan orientasi masa lampau, ada pula yang berpandangan untuk masa kini atau masa depan.&lt;br /&gt;4.Hakekat alam manusia (MA)&lt;br /&gt;Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam atau memandaatkan alam semaksimal mungkin, ada pula kebudayaan yang beranggapan manusia harus harmonis dengan alam dan menyerah kepada alam.&lt;br /&gt;5.Hakekat hubungan manusia (WN)&lt;br /&gt;     Dalam hal ini ada yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, ada pula yang berpandangan individualistis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H.Perubahan Kebudayaan&lt;br /&gt;      Masyarakat dan kebudayaan dimanapun selalu dalam keadaan berubah, tidak ada yang statis. Semua kebudayaan memiliki dinamika dan gerak. Gerak kebudayaan sebenarnya adalah gerak manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tadi. Gerak manusia terjadi karena ia mengadakan hubungan-hubungan dengan manusia lain.Terjadinya gerak/ perubahan ini disebabkan oleh beberapa hal :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Sebab sebab yang berasal dari masyarakat dan kebudayaan sendiri, misalnya perubahan jumlah dan komposisi penduduk.&lt;br /&gt;2.Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup. Masyarakat yanghidupnya terbuka, yang berada dalam jalur hubungan dengan masyarakat dan kebudayaan lain cenderung lebih cepat berubah.&lt;br /&gt;Perubahan ini selain karena jumlah penduduk dan komposisinya, juga karena adanya difusi kebudayaan, penemuan-penemuan baru, khususnya teknologi dan inovasi.&lt;br /&gt;Perubahan social dan perubahan kebudayaan berbeda. Dalam perubahan social terjadi oerubahan struktural dan pola-pola hubungan social, antara lain sistem politik dan kekuasaan, persebaran penduduk, sistem status, dan hubungan dalam keluarga.&lt;br /&gt;Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang memperngaruhi sistem sosialnya, termasyk nilai, sikap, dan pola perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat.&lt;br /&gt;Sedangkan perubahan kebudayaan atau akulturasi terjadi bila suatu kelompok manysua dengan budaya tertentu dihadapkan pada unsur-unsur budaya asing yang berbeda, sehingga unsure-unsur kebudayaan asing itu dengan lambat laun diterima dan diolah kedalam budaya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian budaya itu sendiri.&lt;br /&gt;Proses akulturasi terjadi pada masa-masa silam. Biasanya suatu masyarakat hidup bertetangga dengan masyarakat lainnya dan terjadu hubungan. Pada saat itulang unsure-unsur masing-masing kebudayaan saling menyusup. Beberapa masalah yang menyangkut proses tasi adalah : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur kebudayaan asing mana yang mudah diterima.&lt;br /&gt;Unsur kebudayaan asing mana yang sulit diterima.&lt;br /&gt;Individu mana yang cepat menerima unsur baru.&lt;br /&gt;Ketegangan-ketegangan apa yang timbul sebagai akibat akulturasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Pada umumnya unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Unsur kebudayaaan kebendaan, seperti peralatan yang mudah dipakai dan dirasa sangat bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya. Contohnya handuk, alat tulis dll.&lt;br /&gt;•Unsur yang terbukti membawa manfaat besar, seperti radio, computer, telephone yang berguna sebagai alat komunikasi.&lt;br /&gt;•Unsur yang dengan mudah disesuaikan dengan keadaan masyarakat yang menerima unsur tersebut. Seperti mesin penggiling padi berbiaya murah serta pengetahuan teknis yang sederhana, dapat digunakan untuk melengkapi pabrik penggilingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Dan unsur-unsur kebudayaan yang sulit diterima masyarakat misalnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Unsur yang menyangkut sistem kepercayaan seperti ideologi, falsafah hidup dll.&lt;br /&gt;•Unsur yang dipelajari pada taraf pertama proses sosialisasi, seperti makanan pokok contohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Pada umumnya generasi muda dianggap sebagai individu-individu yang cepat menerima unsure-unsur kebudayaan asing yang masuk melalui proses akulturasi. Sebaliknya, generasi tua dianggap sebagai orang-orang kolot yang sukar menerima unsure baru. Hal itu disebabkan karena norma-norma yang tradisional sudah mendarah daging dan menjiwai sehingga susah merubah norma-norma yang sudah begitu meresap dalam jiwa generasi tua tersebut. Sebaliknya, belum menetapnya unsure-unsur atau norma-norma tradisional dalam jiwa generasi muda menyebabkan mereka lebih mudah menerima unsure baru yang kemungkinan besar dapat merubah hidup  mereka.&lt;br /&gt;d.Suatu masyarakat yang terkena proses akulturasi, selalu ada kelompok-kelompok yang sukar atau bahkan tak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Menurut mereka perubahan masyarakat dianggap keadaan kritis yang membahayakan keutuhan masyarakat. Jika mereka golongan kuat maka proses perubahan dapat ditahannya, namun jika lemah mereka hanya bisa menunjukkan sikap yang tidak puas.&lt;br /&gt;Berbagai faktor yang mempengaruhi diterima atau tidaknya suatu unsur kebudayaan baru diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Terbatasnya kontak masyarakat dengan kebudayaan dan orang-orang diluar masyarakat tersebut.&lt;br /&gt;2.Jika pandangan hidup dan nilai-nilai yang dominan dalam suatu kebudayaan ditentukan oleh nilai-nilai agama, dan ajaran ini terjalin erat dalam keseluruhan pranata yang ada, maka penerimaan unsur baru itu mengalami hambatan dan harus disensor berlandaskan ajaran agama yang berlaku.&lt;br /&gt;3.Corak struktur social suatu masyarakat turut menentukan proses penerimaan kebudayaan baru. Misal system otoriter akan sulit menerima kebudayaan baru.&lt;br /&gt;4.Suatu unsure kebudayaan diterima jika sebelumnya sudah ada unsure kebudayaan yang menjadi landasan bagi diterimanya unsure kebudayaan baru tersebut.&lt;br /&gt;5.Jika unsur baru itu memiliki skala kegiatan yang terbatas, dan dapat dengan mudah dibuktikan kegunaannya oleh warga masyarakat yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.Kaitan Manusia dan Kebudayaan&lt;br /&gt;      Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, walau keduanya berbeda tapi merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan kebudayaan mengatur hidup manusia. Manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan karena kebudayaan merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;Hubungan antara manusia dan kebudayaan dapat disetarakan dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat sebagai dialektis, atau saling terkait satu sama lain. Proses dialektis ini melalui 3 tahap, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Eksternalisasi, proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.&lt;br /&gt;2.Obyektivasi, proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang teroisah dengan manusia dan berhadapan dengan manusia.&lt;br /&gt;3.Internalisasi, proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia. Maksudnyaa bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidpu dengan baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk masyarakat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-6751219857856966500?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/6751219857856966500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2010/02/ilmu-budaya-dasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/6751219857856966500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/6751219857856966500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2010/02/ilmu-budaya-dasar.html' title='ILMU BUDAYA DASAR'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-4818568742206449307</id><published>2009-12-17T02:54:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T02:55:05.161-08:00</updated><title type='text'>INDIVIDU, KELUARGA, dan MASYARAKAT</title><content type='html'>I. Individu, Keluarga, dan Masyarakat&lt;br /&gt;Individu&lt;br /&gt;Adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peran khas di dalam lingkungan sosialnya saja, melainkan juga memiliki kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya.&lt;br /&gt;Pertumbuhan&lt;br /&gt;Adalah proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal suatu yang semula secara keseluruhan baru kemudian mengenal bagian-bagian dari lingkungan yang ada. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan :&lt;br /&gt;1. Pendirian nativistik&lt;br /&gt;2. Pendirian empiris dan environmentalistik&lt;br /&gt;3. Pendirian konvergensi dan interaksionisme&lt;br /&gt;4. Tahap pertumbuhan individu berdasar psikologi, antara lain :&lt;br /&gt;a. Masa vital&lt;br /&gt;b. Masa estetik&lt;br /&gt;c. Masa intelektual (keserasian bersekolah)&lt;br /&gt;d. Masa remaja (pra-remaja-remaja-usia mahasiswa)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;II. Fungsi Keluarga&lt;br /&gt;Adalah suatu pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu.&lt;br /&gt;Macam-macam fungsi Keluarga, di antaranya :&lt;br /&gt;1. Fungsi Biologis&lt;br /&gt;2. Fungsi Pemeliharaan&lt;br /&gt;3. Fungsi Ekonomi&lt;br /&gt;4. Fungsi Keagamaan &lt;br /&gt;5. Fungsi Sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Individu, bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tidak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Keluarga, merupakan kumpulan beberapa orang yang terikat oleh satu turunan, lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki, esensial, dan berkehendak bersama-sama memuliakan masing-masing anggotanya.&lt;br /&gt;Masyarakat, merupakan suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya. Masyarakat dapat digolongkan menjadi 2 , yaitu :&lt;br /&gt;1. Masyarakat Sederhana&lt;br /&gt;2. Masyarakat Maju, digolongkan menjadi 2, yaitu :&lt;br /&gt;a. Masyarakat Non-industri (kelompok primer dan sekunder)&lt;br /&gt;b. Masyarakat Industri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Hubungan antara Individu, Keluarga, dan Masyarakat&lt;br /&gt;Untuk menjadi individu yang “Mandiri” harus melalui proses. Proses yang dilaluinya adalah proses pemantapan dalam pergaulan di lingkungan keluarga pada tahap pertama. Karakter yang khas itu terbentuk dalam lingkungan keluarga secara bertahap dan akan mengendap melalui sentuhan-sentuhan interaksi (etika, estetika, dan moral agama). Dan hal tersebut kemudian akan berkelanjutan di lingk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-4818568742206449307?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/4818568742206449307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/individu-keluarga-dan-masyarakat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/4818568742206449307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/4818568742206449307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/individu-keluarga-dan-masyarakat.html' title='INDIVIDU, KELUARGA, dan MASYARAKAT'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-7901336334609469610</id><published>2009-12-17T02:49:00.001-08:00</published><updated>2009-12-17T02:49:46.337-08:00</updated><title type='text'>Bumi Jelita</title><content type='html'>Tetaplah hijau bumiku jelita&lt;br /&gt;Tak terpuruk sampah berserakan&lt;br /&gt;Jaga flora dan fauna di singgasana&lt;br /&gt;Sebagai harta berharga ditahtakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebarkan udara sehat menyegarkan&lt;br /&gt;Menenangkan hati dan perasaan&lt;br /&gt;Nada indah serenade kicauan&lt;br /&gt;Para burung siap berterbangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupu kupu melayang menggodai&lt;br /&gt;Jangan asap coba racuni&lt;br /&gt;Cacing bantu lubangi tanah&lt;br /&gt;Jangan tenggelam oleh limbah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lompatan kera di ranting-ranting&lt;br /&gt;Jangan pohon itu digunting&lt;br /&gt;Perhitungkan nominal dan laba&lt;br /&gt;Tanpa peduli risiko bencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan forsir sahabat kita ini&lt;br /&gt;Buat menangis berleleh darah&lt;br /&gt;Eksploitasi tak tahu diri&lt;br /&gt;Minta maaflah bersembah sembah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-7901336334609469610?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/7901336334609469610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/bumi-jelita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/7901336334609469610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/7901336334609469610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/bumi-jelita.html' title='Bumi Jelita'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-8181852826745881862</id><published>2009-12-17T02:44:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T02:45:18.027-08:00</updated><title type='text'>Tentang Langit</title><content type='html'>Jika menurut manusia pemandangan yang terindah ialah lautan, gunung, atau daratan di bumi, semua itu salah.&lt;br /&gt;Yang membuat semua itu tampak indah adalah langit dan sinar darinya.&lt;br /&gt;Tak ada yang menyadari, langitlah yang sebenarnya terindah dan membuat bumi nampak indah.&lt;br /&gt;Yang setia melindungi bumi dari terjangan benda angkasa, menenangkannya seolah tiada apa-apa&lt;br /&gt;Walau seringkali keberadaannya terlupakan oleh bumi&lt;br /&gt;Bahkan tersakiti makhluk bumi&lt;br /&gt;Namun langit tetap setia mencintai bumi&lt;br /&gt;Mempercantik bumi, melindungi bumi, berkorban demi bumi&lt;br /&gt;Sampai akhir hayat bumi nant&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-8181852826745881862?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/8181852826745881862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/tentang-langit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/8181852826745881862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/8181852826745881862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/tentang-langit.html' title='Tentang Langit'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-2727770111614184554</id><published>2009-12-17T01:59:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T02:21:10.332-08:00</updated><title type='text'>Lucky</title><content type='html'>Ketika hidupku dalam kesulitan, lucky in my life...&lt;br /&gt;Kau datang padaku seperti mimpi&lt;br /&gt;Ketika ku ku bersedih, lucky in my dream...&lt;br /&gt;Kau mendekapku erat dengan pelukan hangat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu tersenyum&lt;br /&gt;Meski dunia membuatku sulit...&lt;br /&gt;Aku tak pernah ingin menunjukkan air mataku...&lt;br /&gt;Meski kau tak tahu perasaanku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih bisa mengingat senyummu...&lt;br /&gt;Meskipun jauh tetapi keberuntungan bagiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku ingin menangis, lucky in my love&lt;br /&gt;Kau sangat cantik dalam imajinasiku&lt;br /&gt;Ketika aku tertekan, lucky in my world&lt;br /&gt;Kau menggenggamku erat seperti mimpi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segalanya sangat indah&lt;br /&gt;Aku kembali berharap di dunia sepi ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih bisa mengingat senyummu&lt;br /&gt;Meskipun jauh tetapi keberuntungan bagiku&lt;br /&gt;Mendekatlah padaku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-2727770111614184554?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/2727770111614184554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/lucky.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/2727770111614184554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/2727770111614184554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/lucky.html' title='Lucky'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-5301082713760657982</id><published>2009-12-17T01:47:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T01:51:18.649-08:00</updated><title type='text'>langkah</title><content type='html'>ku langkahkan kaki jalani hari&lt;br /&gt;merasa hidup tak pernah cukup&lt;br /&gt;andai hati tak tegar kutopang&lt;br /&gt;mungkin jalankun akan pincang dan pimpang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapakah yang tahu akankah ada hari esok&lt;br /&gt;bagi ku yang sudah terseok-seok&lt;br /&gt;tak tinggi harapku menanti&lt;br /&gt;hanya bahagia menghibur diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;andai waktu membeku saat ditimang ibu&lt;br /&gt;hidup selalau nyaman damai tanpa pilu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-5301082713760657982?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/5301082713760657982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/langkah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/5301082713760657982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/5301082713760657982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/langkah.html' title='langkah'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-1469107677728452957</id><published>2009-12-17T01:38:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T01:41:59.692-08:00</updated><title type='text'>Kadang kita meminta pada Allah setangkai bunga yang indah</title><content type='html'>Kadang kita meminta pada Allah setangkai bunga yang indah, tetapi Allah SWT memberikan kaktus berduri&lt;br /&gt; Kita meminta kupu-kupu, tetapi Allah memberikan ulat&lt;br /&gt;Kitapun sedih, kecewa, bahkan marah !!&lt;br /&gt;Namun kemudian, kaktus itu berbunga, indaaaahhhh sekali dan ulat itupun menjadi kupu-kupu yang cantik&lt;br /&gt;Itulah jalan Allah SWT, indah pada waktunya !!&lt;br /&gt;Allah tidak memberi apa yang diharapkan, tetapi Allah SWT memberikan apa yang kita butuhkan. &lt;br /&gt;Kadan kita sedih, kecewa, terluka, berburuk sangka, tetapi jauh diatas sana sesungguhnya Allah sedang merangkai yang terbaik dalam kehidupan kita. Agar kita belajar untuk selalu ikhlas. &lt;br /&gt;Semoga kita mendapat maghfirah dariAllah SWT.amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-1469107677728452957?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/1469107677728452957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/kadang-kita-meminta-pada-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/1469107677728452957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/1469107677728452957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/kadang-kita-meminta-pada-allah.html' title='Kadang kita meminta pada Allah setangkai bunga yang indah'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-3461627674199926252</id><published>2009-12-17T00:20:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T00:21:40.051-08:00</updated><title type='text'>pelapisan sosial</title><content type='html'>A. Pengertian Pelapisan Sosial&lt;br /&gt;Kata stratification berasal dari kata stratum, jamaknya strata yang berarti lapisan. Menurut Pitirim A. Sorokin, pelapisan sosial adalah pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat atau hierarkis. Hal tersebut dapat kita ketahui adanya kelas-kelas tinggi dan kelas-kelas yang lebih rendah dalam masyarakat.&lt;br /&gt;Menurut P.J. Bouman, pelapisan sosial adalah golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu.Oleh karena itu, mereka menuntut gengsi kemasyarakatan. Hal tersebut dapat dilihat dalam kehidupan anggota masyarakat yang berada di kelas tinggi. Seseorang yang berada di kelas tinggi mempunyai hak-hak istimewa dibanding yang berada di kelas rendah.&lt;br /&gt;Pelapisan sosial merupakan gejala yang bersifat universal. Kapan pun dan di dalam masyarakat mana pun, pelapisan sosial selalu ada. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi menyebut bahwa selama dalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai, maka dengan sendirinya pelapisan sosial terjadi. Sesuatu yang dihargai dalam masyarakat bisa berupa harta kekayaan, ilmu pengetahuan, atau kekuasaan.&lt;br /&gt;Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelapisan sosial adalah pembedaan antar warga dalam masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial secara bertingkat. Wujudnya adalah terdapat lapisan-lapisan di dalam masyarakat diantaranya ada kelas sosial tinggi, sedang dan rendah.&lt;br /&gt;Pelapisan sosial merupakan perbedaan tinggi dan rendahnya kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompoknya, bila dibandingkan dengan posisi seseorang maupun kelompok lainnya. Dasar tinggi dan rendahnya lapisan sosial seseorang itu disebabkan oleh bermacam-macam perbedaan, seperti kekayaan di bidang ekonomi, nilai-nilai sosial, serta kekuasaan dan wewenang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-3461627674199926252?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/3461627674199926252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/pelapisan-sosial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/3461627674199926252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/3461627674199926252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/pelapisan-sosial.html' title='pelapisan sosial'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-7599534833129344895</id><published>2009-12-17T00:18:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T00:19:53.551-08:00</updated><title type='text'>hukum,negara dan pemerintahan</title><content type='html'>A. Hukum&lt;br /&gt;Hukum  adalah sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan. dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak, sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antar masyarakat terhadap kriminalisasi dalam hukum pidana, hukum pidana yang berupayakan cara negara dapat menuntut pelaku dalam konstitusi hukum menyediakan kerangka kerja bagi penciptaan hukum, perlindungan hak asasi manusia dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan di mana mereka yang akan dipilih. Administratif hukum digunakan untuk meninjau kembali keputusan dari pemerintah, sementara hukum internasional mengatur persoalan antara berdaulat negara dalam kegiatan mulai dari perdagangan lingkungan peraturan atau tindakan militer. filsuf Aristotle menyatakan bahwa "Sebuah supremasi hukum akan jauh lebih baik dari pada dibandingkan dengan peraturan tirani yang merajalela."&lt;br /&gt;a. Ciri – ciri dan Sifat Hukum&lt;br /&gt;Ciri Hukum adalah :&lt;br /&gt;- Adanya perintah atau larangan&lt;br /&gt;- Perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang.&lt;br /&gt;Agar tata tertib dalam masyarakat dapat dilaksanakan dan tetap terpeliharadengan baik, perlu ada peraturan yang mengatur dan memaksatata tertib itu untuk ditaatiyang disebut hukum, dan siapa yang melanggar baik sengaja maupun tidak, dpt dikenakan sanksi yang berupa hukuman.&lt;br /&gt;Dengan demikian hukum mempunyai sifat memaksa. Sehingga hukum menjadi peraturan hidup yang dapat memaksa orang untuk menaati serta dapat memberikan sangsi tegas terhadap setiap orang yang tidak mau mematuhinya.&lt;br /&gt;b. Sumber – sumber Hukum&lt;br /&gt;Sumber hukum dapat ditinjau dari segi formal dan segi material. Sumber hukum material dapat kita tinjau lagi dari berbagai sudut, misalnya dari sudut politik, sejarah, konomi dan lain-lain.&lt;br /&gt;Sedangkan sumber hokum formal antara lain :&lt;br /&gt;1)    Undang – Undang (statute)&lt;br /&gt;2)    Kebiasaan (costum)&lt;br /&gt;3)    Keputusan-keputusan Hakim (Yurisprudensi)&lt;br /&gt;4)    Traktat (Treaty)&lt;br /&gt;5)    Pendapat Sarjana hokum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. NEGARA&lt;br /&gt;Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.&lt;br /&gt;Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.&lt;br /&gt;Negara mempunyai 2 tugas utama, yaitu :&lt;br /&gt;1)    Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu sama lainnya.&lt;br /&gt;2)    Mengatur dan menyatukan kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakan tujuan bersama yang disesuaikan dan diarahkan pada tujuan Negara.&lt;br /&gt;a) Sifat – sifat Negara&lt;br /&gt;1) Sifat memaksa, artinya Negara mempunyai kekuasaan untuk  menggunakan kekerasan fisik secara legal agar tercapai ketertiban dalam    masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi.&lt;br /&gt;2) Sifat monopoli, artinya Negara mempunyai hak kuasa tunggal dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat.&lt;br /&gt;3) Sifat mencakup semua, artinya semua peraturan perundang-undangan mengenai semua orang tanpa kecuali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.PEMERINTAHAN&lt;br /&gt;Pemerintahan merupakan salah satu unsur penting daripada negara. Tanpa Pemerintahan, maka negara tidak ada yang mengatur. Karena Pemerintahan merupakan roda negara, maka tidak akan mungkin ada sesuatu negara tanpa Pemerintah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-7599534833129344895?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/7599534833129344895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/hukumnegara-dan-pemerintahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/7599534833129344895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/7599534833129344895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/hukumnegara-dan-pemerintahan.html' title='hukum,negara dan pemerintahan'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-5536142997688171163</id><published>2009-12-17T00:15:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T00:17:18.760-08:00</updated><title type='text'>ilmu pengetahuan teknologi dan kemiskinan</title><content type='html'>1. Pengertian Ilmu dan Pengetahuan&lt;br /&gt;Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Sedangkan Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Pengetahuan termasuk, tetapi tidak dibatasi pada deskripsi, hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang secara Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna.&lt;br /&gt;2. Untuk mencapai suatu pengetahuan yang ilmiah dan obyektif diperlukan sikap yang bersifat ilmiah, yang meliputi empat hal yaitu :&lt;br /&gt;1. Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga menacapi pengetahuan ilmiah yang obeyktif &lt;br /&gt;2. Selektif, artinya mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapi supaya didukung oleh fakta atau gejala, dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada &lt;br /&gt;3. Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah maupun terhadap indera dam budi yang digunakan untuk mencapai ilmu &lt;br /&gt;4. Merasa pasti bahwa setiap pendapat, teori maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian, namun masih terbuka untuk dibuktikan kembali. &lt;br /&gt;3. Teknologi adalah Penerapan keilmuan yang mempelajari dan mengembangkan kemampuan dari suatu rekayasa dengan langkah dan teknik tertentu dalam suatu bidang.&lt;br /&gt;4. Fenomena teknik pada masyarakat kini, menurut Sastrapratedja (1980) memiliki ciri-ciri sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Rasionalistas, artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional &lt;br /&gt;2. Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah &lt;br /&gt;3. Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis menjadi kegiatan teknis &lt;br /&gt;4. Teknik berkembang pada suatu kebudayaan &lt;br /&gt;5. Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung &lt;br /&gt;6. Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ideologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan &lt;br /&gt;7. otonomi artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri. &lt;br /&gt;6. Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh, dan lain-lain. Garis kemiskinan yang menentukan batas minimum pendapatan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok, bisa dipengaruhi oleh tiga hal :&lt;br /&gt;1. Persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok yang diperlukan &lt;br /&gt;2. Posisi manusia dalam lingkungan sekitar &lt;br /&gt;3. Kebutuhan objectif manusia untuk bisa hidup secara manusiawi Persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok yang diperlukan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, adat istiadat, dan&lt;br /&gt;sistem nilai yang dimiliki. &lt;br /&gt;7. mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan memiliki ciri-ciri sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Tidak memiliki factor-faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, ketrampilan. Dll &lt;br /&gt;2. Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri, seperti untuk memperoleh tanah garapan ataua modal usaha &lt;br /&gt;3. Tingkat pendidikan mereka rendah, tidak sampai taman SD &lt;br /&gt;4. Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas &lt;br /&gt;5. Banyak yang hidup di kota berusia muda, dan tidak mempunyai ketrampilan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-5536142997688171163?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/5536142997688171163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/ilmu-pengetahuan-teknologi-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/5536142997688171163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/5536142997688171163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/ilmu-pengetahuan-teknologi-dan.html' title='ilmu pengetahuan teknologi dan kemiskinan'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5563667658292620125.post-1351877125794963582</id><published>2009-12-17T00:09:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T00:14:44.707-08:00</updated><title type='text'>pemuda dan sosialisasi</title><content type='html'>Pemuda dan sosialisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengertian Pemuda&lt;br /&gt;Telah kita ketahui bahwa pemuda atau generasi muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah nilai.hal ini merupakan pengertian idiologis dan kultural daripada pengertian ini. Didalam masyarakat pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya karma pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.&lt;br /&gt;Ada beberapa kedudukan pemuda dalam pertanggungjawabannya atas tatanan masyarakat,antara lain :&lt;br /&gt;a. Kemurnian idealismenya&lt;br /&gt;b. Keberanian dan Keterbukaanya dalam menyerap nilai-nilai dan gagasan-gagasan yang baru&lt;br /&gt;c. Semangat pengabdiannya&lt;br /&gt;d. Sepontanitas dan dinamikanya&lt;br /&gt;e. Inovasi dan kereativitasnya&lt;br /&gt;f. Keinginan untuk segera mewujudkan gagasan-gagasan baru&lt;br /&gt;g. Keteguhan janjinya dan keinginan untuk menampilkan sikap dan keperibadiannya yang mandiri&lt;br /&gt;h. Masihlangkanya pengalaman-pengalaman yang dapat merelevansikan pendapat,sikap dan tindakanya dengan kenyatan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Sosialisasi Pemuda&lt;br /&gt;Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui media pembelajaran dan penyesuaian diri,bagaimana bertindak dan berpikir agar ia dapat berperan dan berfungsi,baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.Ada beberapa hal yang perlu kiya ketahui dalam sosialisasi,antara lain: Proses Sosialisasi, Media Sosialisasi dan Tujuan Sosialisasi.&lt;br /&gt;a) Proses sosialisasi&lt;br /&gt;Istilah sosialisasi menunjuk pada semua factor dan proses yang membuat manusia menjadi selaras dalam hidup ditengah-tengah orang kain. Proses sosialisasilah yang membuat seseorang menjadi tahu bagaimana mesti ia bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat dan lingkunga budayanya. Dari proses tersebut,seseorang akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya.&lt;br /&gt;Semua warga negara mengalami proses sosialisasi tanpa kecuali dan kemampuan untuk hidup ditengah-tengah orang lain atau memgikuti norma yang berlaku dimasyarakat. Ini tidak datang begitu saja ketika seseorang dilahirkan,melainkan melalui proses sosialisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Media Sosialisasi&lt;br /&gt;o Orang tua dan keluarga&lt;br /&gt;o Sekolah&lt;br /&gt;o Masyarakat&lt;br /&gt;o Teman bermain&lt;br /&gt;o Media Massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) Tujuan Pokok Sosialisasi&lt;br /&gt;o Individu harus diberi ilmu pengetahuan (keterampilan) yang dibutuhkan bagi kehidupan kelak di masyarakat.&lt;br /&gt;o Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif dan mengenbangkankan kemampuannya. &lt;br /&gt;o Pengendalian fungsi-fungsi organik yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.&lt;br /&gt;o Bertingkah laku secara selaras dengan norma atau tata nilai dan kepercayaan pokok ada pada lembaga atau kelompok khususnya dan pada masyarakat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hakekat Pemuda&lt;br /&gt;Ada beberapa hakekat kepemudaan yang ditinjau dari dua asumsi :&lt;br /&gt;1. pengkhayatan mengenai proses perkembangan manusia bukan sebagai suatu kontinum yang sambung menyambung tetapi fragmentaris, terpecah-pecah, dan setiap fragmen mempunyai artinya sendiri-sendiri. Pemuda dibedakan dari anak dan orang tua dan masing-masing fragnen itu mewakili nilai sendiri.&lt;br /&gt;2. merupakan tambahan dari asumsi wawasan kehidupan ialah posisi pemuda dalam arah kehidupan itu sendiri.Pemuda sebagai suatu subjek dalam hidup, tentulah mempunyai nilai sendiri dalam mendukung dan menggerakan hidup bersama. Hal ini hanya bisa terjadi apabila tingkah laku pemuda itu sendiri ditinjau sebagai interaksi dalam lingkungannya dalam arti luas.&lt;br /&gt;Ciri utama dari pendekatan ini melingupi dua unsur pokok yaitu unsur lingkungan atau ekologi sebagai kesekuruhan dan kedua,unsure tujuan yang menjadi pengarah dinamika dalam lingkungan itu.Keseimbangan antara manusia dengan lingkungannya adalah suatu keseimbangan yang dinamis, suatu interaksi yang bergerak.Arah gerak itu sendiri mungkin ke arah perbaikan mungkin pula ke arah kehancuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Peranan Pemuda Dalam Pembangunan Masyarakat ,Bangsa dan Negara&lt;br /&gt;Dalam hubungannya dengan sosialisasi geenerasi muda khususnya mahasiswa telah melaksanakan proses sosialisasi dengan baik dan dapat dijadikan contoh untuk generasi muda, mahasiswa pada khususnya pada saat ini.&lt;br /&gt;Proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945 ternyata perlu ditebus dengan pengorbanan yang tinggi. Oleh karena segera setelah proklamasi pemuda Indonesia membentuk organisasi yang bersifat politik maupun militer, diantaranya KAMI(Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) yang didirikan oleh mahasiswa dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;KAMI menjadi pelopor pemdobrak kearah kehidupan baru yang kemudian dikenal dengan nama orde baru (ORBA). Barang siapa menguasai generasi muda, berarti menguasai masa depan suatu bangsa, demikian bunyi suatu pepatah. Berarti masa depan suatu bangsa itu terletak ditangan generasi mudas.&lt;br /&gt;Kalau dilihat lebih mendalam, mahsiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai :&lt;br /&gt;a. agent of change&lt;br /&gt;b. agent of development&lt;br /&gt;c. agent of modernizatiom&lt;br /&gt;Sebagai agent of change, mahasiswa bertugas untuk mengadakan perubahan-perubahan dalam masyarakat kearah perubahan yang lebih baik. Sedangkan agent of development, mahasiswa bertugas untuk melancarkan pembangunan di segala bidang, baik yang bersifat fisik maupun non fisik.Sebagai agent of modernization, mahasiswa bertugas dan bertindak sebagai pelopor dalam pembahruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Beberapa Permasalahan Dan Tantangan&lt;br /&gt;Perubahan-perubahan sosial budaya yang terjadi sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni yang diikuti oleh masalah peledakan penduduk dan berbagai krisis dunia dalam bidsng ekonomi, social, budaya, politik dan pertahanan keamanan, telah mempengaruhi masyarakat secara mendasar.&lt;br /&gt;Pengaruh itu drasakan pula oleh generasi muda atau pemuda sebagai masalah langsung menyangkut kepentingannya di masa kini dan tantangan yang dihadapinya di masa yang akan dating. Secara garis besar, permasalahan generasi muda itu dapat dilihat dari berbagai aspek sosial, yang meliputi :&lt;br /&gt;a. Aspek Sosiologi Psikhologi&lt;br /&gt;b. Aspek Sosial Budaya&lt;br /&gt;c. Aspek Sosial Ekonomi&lt;br /&gt;d. Aspek Sosial Politik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5563667658292620125-1351877125794963582?l=djokersman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://djokersman.blogspot.com/feeds/1351877125794963582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/pemuda-dan-sosialisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/1351877125794963582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5563667658292620125/posts/default/1351877125794963582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://djokersman.blogspot.com/2009/12/pemuda-dan-sosialisasi.html' title='pemuda dan sosialisasi'/><author><name>d`joker</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15807111058953241092</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
